Sunday, January 6, 2013

Bunheads

Hannah Ward adalah salah satu penari Corps de Ballet di Manhattan Ballet Academy, karir yang dimulainya sejak menginjak usia empat belas tahun. Lima tahun yang dilewatinya di MBA tidak lah mudah. Hari-harinya dilewati dengan jadwal latihan dan disiplin keras. Juga tekanan dari para pelatihnya untuk menjaga bentuk tubuhnya, karena dunia ballet punya standar sendiri. Semua itu ditambah dengan persaingan ketat di antara para penari untuk mendapat kesempatan dipromosikan menjadi soloist. Dunia yang Hannah kenal hanyalah dunia di dalam studio dan teater ballet.

Hingga suatu hari Hannah bertemu Jacob Cohen, seorang mahasiswa/musisi/guru les. Hal-hal sederhana seperti keinginan mencoba hal-hal lain di luar ballet, waktu untuk menyelesaikan membaca Frankenstein dan lebih banyak waktu untuk dihabiskan bersama Jacob membuat Hannah mempertanyakan kecintaannya pada dunia ballet.
Dari catatan pengarangnya: Bunheads is an insider ballet term for a dancer who's obsessed with ballet and who always has her hair pulled up in a bun.

Dari awal membaca sudah kerasa banget gemana Sophie Flack bisa membawa gw ke balik layar pertunjukan ballet. Dengan fasihnya pengarangnya menggambarkan kehebohan yang terjadi di balik layar sebelum pertunjukan. Tidak lupa istilah-istilah asing mengenai gerakan-gerakan ballet. Bahkan cara diet para penari. Waktu baca biografi singkat pengarangnya baru lah gw tau kalau ternyata Sophie Flack pun mantan penari ballet di New York City Ballet. Wow!

Secara keseluruhan, Bunheads adalah cerita tentang dunia ballet. Ada bumbu-bumbu romance, tapi mostly tentang perjuangan seorang anggota Corps de Ballet. Iya, bukan mau lebay tapi beneran 'perjuangan'. Di sini Hannah menceritakan bahwa di balik pertunjukan ballet yang luar biasa indahnya, di baliknya ada kerja keras yang menuntut fokus 100% dan jauh dari keindahan panggung ballet.

Tokoh Hannah mungkin sedikit terinspirasi dari penulisnya sendiri yang juga mantan penari ballet dan hobi menulis. Tapi hanya sejauh itu yang gw tau tentang pengarangnya. Overall, gw suka tokoh-tokoh yang diciptakan Sophie Flack dalam buku ini. Para penari dengan berbagai kepribadian. Yang terang-terangan berusaha mengintimidasi saingannya. Atau yang langsung stress-eating begitu ada sesama penari yang dipromosikan. Atau yang menjalani karirnya dengan pasrah aja dan ga mengharapkan lebih. Tokoh Jacob pun menarik dan lovable. Sayangnya, karena ceritanya lebih fokus ke ballet, Jacob tidak muncul sesering teman-teman Hannah. Tapi gw suka interaksi antara Hannah dan Jacob. Buat gw, Jacob mewakili apa yang Hannah liat di luar dunia ballet (mahasiswa yang bisa juggling tiga pekerjaan sekaligus) dan bagaimana orang luar melihat dunia ballet (Hannah yang hampir tidak mengenal New York sama sekali dan hampir tidak pernah punya waktu untuk berkencan)

Tentunya butuh lebih dari sekedar pengalaman di dunia ballet untuk menulis novel tentang ballet. Gw udah males aja kalo ceritanya bakalan full deskripsi dan ga kuat di plot. Ternyata Sophie Flack bukan cuma bisa menari tapi juga menulis. Cara berceritanya sederhana tapi jalan ceritanya menarik. Dan gw suka endingnya yang ga klise. Walaupun dibuat bingung dengan istilah-istilah gerakan ballet, gw menikmati baca Bunheads.

4 comments:

  1. Penasaran banget sama buku ini. Jatuh cinta sama covernya. Dan gw emang suka yg berbau ballet si *efek komik mari chan*.

    Btw ini buku series ato satuan ya? Ada hubungannya dengan serial bunheads yg di star world kah?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama, gw juga pertama kali suka buku/film ballet gara2 Mari Chan. Ini bukunya satuan kok mba. Ga ada disebut2 tentang serial TV jadi kayanya ga ada hubungannya deh.

      Bagus kok bukunya.. :)

      Delete
  2. Ada serial TVnya betul nggak sih? blogwalking salam kenal...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, Ani. Salam kenal juga.

      Kurang tau ya kalo ada TV seri-nya. Tapi kalo ada kan biasanya disebut di bukunya ya? Di bukunya sih ga disebut2. Mungkin beda.

      Delete