Friday, April 4, 2014

Sekedar curhat tentang pekerjaan

Tugas utama dokter adalah memberi edukasi. Mulai dari pencegahan penyakit, memberi penjelasan tentang penyakit pasien, cara mengontrol penyakit baik dari gaya hidup maupun terapi farmakologi. Itu pun baru sebagian kecil.

Tapi yang jelas tugas dokter BUKAN memberikan pemeriksaan penunjang dan obat sesuai permintaan pasien. Kalau pulang dapat servis atau barang sesuai pesanan itu biasanya di restoran, di warung atau di salon. Yang jelas bukan di tempat praktek dokter.

Jadi...

Jangan bilang "ga diapa-apain sama dokternya" saat pulang tanpa bawa obat tapi dinasehati untuk jaga pola makan dan rajin olahraga.

Jangan bilang "ga diobatin sama dokternya" saat datang dengan demam sehari tapi tidak dikasih antibiotik. 

Jangan bilang "dokternya ga ngerti apa-apa" saat pulang dari dokter bawa antibiotik CUMA sepuluh butir.

Jangan bilang "saya mau endoskopi karena sudah lama sakit maag tidak sembuh-sembuh" saat ditanya "keluhannya apa?"

Saat memeriksaan diri ke dokter, otomatis pasien mempercayakan dirinya untuk diperiksa oleh dokter. Jadilah pasien cerdas. Silahkan sepuas-puasnya menggunakan hak pasien untuk mendapat informasi penuh mengenai penyakit dan segala tindakan yang diambil dokter. Setelah mendapat penjelasan, silahkan gunakan hak pasien untuk menyetujui atau menolak tindakan dokter. Dan saat anda tidak puas terhadap pelayanan yang didapat, silahkan gunakan hak untuk mendapat second opinion dari dokter lain.

Tapi sangatlah tidak etis mengintervensi pekerjaan orang lain -dalam bidang apapun- karena setiap orang bekerja di setiap lapangan kerja sesuai kemampuan dan pengetahuannya masing-masing.

Sekian dan terima kasih.